Sinergi Babinsa, Pemdes dan Tenaga Kesehatan Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Wulanggitang
LIPUTAN TIMOR, FLOTIM - Upaya percepatan penurunan angka stunting terus diperkuat hingga tingkat desa melalui kolaborasi lintas sektor.
Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan Rembug Stunting yang digelar Pemerintah Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Kamis (3/7/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI melalui Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga.
Babinsa Desa Nawakote, Kopda Euginho Almeida Soares, hadir bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan BKKBN, kader Posyandu, serta masyarakat setempat untuk menyatukan langkah dalam menyusun strategi pencegahan dan penanganan stunting.
Forum tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus perencanaan berbagai program yang menyasar peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Sejumlah agenda prioritas yang dibahas meliputi penguatan layanan kesehatan dan gizi, penyediaan konseling bagi keluarga, peningkatan akses air bersih dan sanitasi, perluasan layanan jaminan kesehatan dan sosial, penguatan pendidikan anak usia dini, hingga perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Kopda Euginho Almeida Soares menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, penanganan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen, sehingga kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar program yang telah dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang anak.
Rembug Stunting juga diharapkan menghasilkan kesepakatan program yang menjadi acuan Pemerintah Desa Nawakote dalam menyusun kebijakan dan kegiatan pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Dengan sinergi yang terus terbangun, Pemerintah Desa Nawakote optimistis upaya penurunan angka stunting dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di Kabupaten Flores Timur. (Red)

