Satgas TMMD 129 Kodim Belu Perkuat Bahu Jalan Demi Akses Tani yang Lebih Aman

LIPUTAN TIMOR, MALAKA - Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu terus menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan pembangunan jalan usaha tani di Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. 

Setelah alat berat meratakan badan jalan, para prajurit turun langsung merapikan bahu jalan agar akses yang dibangun lebih aman, kokoh, dan nyaman digunakan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Sabtu (18/7/2026) sebagai bagian dari sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.

Meski proses pembukaan dan perataan badan jalan telah dibantu alat berat, pekerjaan belum sepenuhnya selesai. 

Bagian tepi dan bahu jalan masih memerlukan sentuhan manual untuk membersihkan sisa gundukan tanah maupun batuan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.

Salah seorang personel Satgas TMMD mengatakan, penggunaan alat berat memang mempercepat pekerjaan utama. 

Namun, untuk menghasilkan jalan yang rapi dan aman, keterlibatan langsung prajurit bersama warga tetap menjadi bagian penting.

“Alat berat memang mempercepat pembukaan dan perataan jalan, namun untuk detail kebersihan dan kerapian di bahu jalan, tenaga manusia serta gotong royong warga adalah kuncinya.”

Dengan peralatan sederhana, personel Satgas tampak meratakan sisi jalan, membersihkan material yang tersisa, serta memastikan bahu jalan memiliki struktur yang lebih kuat. 

Langkah ini dinilai penting agar jalan usaha tani dapat bertahan lebih lama dan aman dilalui masyarakat.

Pembangunan jalan usaha tani tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah pertanian di Desa Naas. 

Akses yang lebih baik akan memudahkan petani dalam mengangkut hasil panen, sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat.

Satgas TMMD menargetkan pengerjaan sasaran fisik jalan dapat rampung sesuai jadwal sebelum penutupan program TMMD ke-129. 

Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh warga, khususnya para petani di wilayah Malaka Barat.

Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat juga menjadi salah satu ciri utama pelaksanaan TMMD. 

Tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, program ini turut memperkuat kedekatan antara TNI dan warga desa. (Red)

Previous Post