Bupati Yosef Lede Sambut Pdt. Ester Simanjuntak-Riwu, Perkuat Kolaborasi Gereja dan Pemerintah di Kabupaten Kupang
![]() |
| Bupati Kupang Yosef Lede saat menghadiri pisah sambut Pendeta GMIT Via Dolorosa Alak, Minggu, (26/07). |
LIPUTAN TIMOR, KUPANG - Bupati Kupang Yosef Lede menghadiri Ibadah Minggu sekaligus acara pisah sambut pelayan GMIT Via Dolorosa Alak, Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Minggu (26/7/2026).
Momentum tersebut ditandai dengan berakhirnya masa pelayanan Pdt. Wenny Manu-Ndun setelah mengabdi selama lima tahun dan dimulainya pelayanan Pdt. Ester Simanjuntak-Riwu sebagai pendeta jemaat yang baru.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pdt. Wenny Manu-Ndun selama melayani jemaat dan masyarakat Desa Nitneo.
Menurutnya, pelayanan gereja tidak hanya berdampak pada kehidupan rohani umat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang, saya menyampaikan terima kasih yang tulus atas pengabdian Ibu Pdt. Wenny Manu-Ndun selama lima tahun. Pelayanan yang telah diberikan bukan hanya membangun iman jemaat, tetapi juga turut mendukung upaya bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Nitneo," ujar Yosef Lede.
Kepada Pdt. Ester Simanjuntak-Riwu, Bupati Kupang menyampaikan selamat datang dan berharap hubungan kemitraan antara gereja dan pemerintah semakin erat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan membangun Desa Nitneo agar semakin maju melalui kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, gereja, dan masyarakat.
Yosef Lede menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dijalankan oleh pemerintah sendiri. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter, moral, dan semangat kebersamaan.
"Pemerintah Kabupaten Kupang selalu terbuka untuk berkoordinasi dan menyinergikan berbagai program pembangunan maupun pelayanan. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Kabupaten Kupang yang sejahtera, baik secara lahir maupun batin," katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Klasis Kupang Barat, Pdt. Doddy Octavianus, mengatakan bahwa pelayanan merupakan bentuk nyata kasih dan pengorbanan kepada Tuhan dan sesama. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pdt. Wenny Manu-Ndun atas pengabdian yang telah diberikan kepada Jemaat GMIT Via Dolorosa Alak.
Ia juga berharap Pdt. Ester Simanjuntak-Riwu dapat melanjutkan semangat pelayanan yang telah terbangun, sekaligus memperkuat kehidupan bergereja dan kebersamaan jemaat dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Acara pisah sambut tersebut turut dihadiri perwakilan Wali Kota Kupang, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Kupang Noce Nus Loa, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Natam Minfini, para pendeta se-Klasis Kupang Barat, pimpinan perangkat daerah, Camat Kupang Barat Villy Nakamnanu, serta para kepala desa dan lurah dari wilayah Kecamatan Kupang Barat dan Kecamatan Alak.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja demi mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang. (Red)


