Dandim 1605/Belu Ikuti Rakornis TMMD ke-129 Tahun 2026, Fokus Percepatan Pembangunan di Malaka
LIPUTAN TIMOR, MALAKA - Komandan Kodim (Dandim) 1605/Belu, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I., mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui video conference di Makoramil 1605-04/Betun, Kabupaten Malaka, Kamis (2/7/2026).
Rakornis tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan sebelum dimulainya program TMMD ke-129 yang dilaksanakan secara nasional. Di Kabupaten Malaka, kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian, Pelaksana Tugas Kepala Bapperida, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Rapat dibuka oleh Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku Perwira Tinggi Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD ke-129 Tahun 2026 yang diwakili Wakil Asisten Teritorial Kasad.
Rakornis bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak terkait mekanisme penyelenggaraan TMMD sekaligus memperkuat koordinasi antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, pemerintah daerah, dan unsur pendukung lainnya agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Program TMMD sendiri merupakan kegiatan lintas sektoral yang mengedepankan semangat gotong royong. Karena itu, keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkuat aspek pertahanan darat.
Dalam pelaksanaan TMMD ke-129 di wilayah Kodim 1605/Belu, Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, ditetapkan sebagai lokasi sasaran kegiatan.
Adapun sasaran fisik meliputi peningkatan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar empat meter, penimbunan badan jalan setebal 30 sentimeter, serta pembangunan penahan jalan sepanjang 1.500 meter di sisi kanan dan 800 meter di sisi kiri dengan lebar 40 sentimeter.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, penanggulangan bencana, pertanian, peternakan, kesehatan melalui sosialisasi posyandu dan pencegahan stunting, penyuluhan hukum dan keamanan ketertiban masyarakat, hingga sosialisasi lintas batas dan Kampung Digital Kemandirian Pangan Masyarakat (KDKMP).
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, program TMMD ke-129 juga mencakup sasaran tambahan berupa renovasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit sumur bor, pembukaan lahan ketahanan pangan seluas setengah hektare, serta pembagian 100 paket makanan tambahan bagi anak-anak yang mengalami stunting.
Melalui sinergi lintas sektor yang dibangun sejak tahap perencanaan, pelaksanaan TMMD ke-129 diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Malaka. (Red)

