PSMTI NTT Salurkan 350 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak di Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo
![]() |
| Aksi Kemanusiaan, PSMTI NTT Distribusikan 350 Paket Bantuan, Kamis (27/8). Foto : Dok. Redaksi |
LIPUTAN TIMOR, KOTA KUPANG - Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Organisasi tersebut menyalurkan sebanyak 350 paket bantuan kepada warga terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.
Aksi kemanusiaan itu dimulai pada Kamis (27/8). Tim PSMTI NTT berangkat dari Kupang menuju Bajawa sebelum melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju sejumlah lokasi penyaluran di Manggarai Timur.
Di kabupaten tersebut, bantuan disalurkan antara lain di Paroki Kisol sebanyak 64 paket, Desa Nanggalaban, serta Kelurahan Ranaloba sebanyak 118 paket.
Penyaluran bantuan di Kelurahan Ranaloba bahkan berlangsung hingga malam hari dan baru selesai sekitar pukul 23.00 Wita.
Setelah menyelesaikan distribusi bantuan, tim kembali menuju Bajawa. Perjalanan berlangsung hingga dini hari dan rombongan tiba sekitar pukul 02.30 Wita.
Meski harus menempuh medan jalan yang berliku dan cukup menantang, misi kemanusiaan PSMTI NTT berlanjut pada keesokan harinya dengan menyasar wilayah Ngada dan Nagekeo.
Di wilayah tersebut, bantuan disalurkan di sejumlah desa. Sebanyak 51 paket diberikan kepada warga Desa Watulajar, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
![]() |
| PSMTI NTT kirim bantuan untuk warga terdampak di Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo, Kamis (27/8). Foto : Dok. Redaksi |
Selanjutnya, 49 paket bantuan disalurkan di Desa Woko Dekororo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Sementara di Desa Lengko Sambi, Kecamatan Riung, sebanyak 13 paket bantuan turut diberikan kepada warga.
Kondisi warga di Desa Lengko Sambi menjadi salah satu perhatian tim PSMTI NTT. Saat berada di lokasi, tim mendapati sebagian warga masih bertahan di tenda-tenda darurat.
Tercatat sekitar 376 jiwa masih tinggal di tenda di wilayah tersebut.
Setiap paket bantuan yang diberikan memiliki nilai sekitar Rp300 ribu. Paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan kebersihan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terdampak.
Isi setiap paket terdiri dari 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, satu rak telur berisi 30 butir, serta sikat dan pasta gigi.
Dengan total 350 paket yang disalurkan, PSMTI NTT berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Selain memenuhi kebutuhan dasar, aksi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat NTT.
PSMTI NTT juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap warga terdampak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu di tengah kondisi suli. (Ferdi Tanesib)


