PLN Peduli Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Kebun Komunal di Kelurahan Naioni, Kota Kupang

LIPUTAN TIMOR, KOTA KUPANG - PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli bersama Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM) meresmikan fasilitas air bersih, sanitasi, dan kebun komunal bagi warga RT 19, Kelurahan Naioni, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Peresmian ditandai dengan pemutaran keran air secara simbolis oleh manajemen PLN bersama pemerintah setempat. 

Rombongan PLN yang dipimpin Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN, Taufiq Dwi Nur Cahyo, tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WITA.

Kedatangan rombongan disambut tarian adat Natoni dan pengalungan selendang khas NTT.

Taufiq mengatakan, program PLN Peduli tersebut disalurkan dengan mempertimbangkan potensi wilayah serta dukungan masyarakat setempat. Kehadiran sarana air bersih diharapkan dapat mempermudah warga memperoleh air sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan.

"Dari program ini masyarakat mudah untuk mengakses air bersih. Selama ini mungkin kesulitan, sekarang juga bisa tinggal buka keran di depan rumah. Ini juga mudah, jadi membantu untuk kesehatan juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Taufiq.

Layani 34 Sambungan Rumah

Lurah Naioni, Oktovianus Nifu, SE, mengapresiasi kolaborasi antara PLN, JPM, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas tersebut.

Menurut dia, akses air bersih menjadi kebutuhan penting bagi warga Naioni yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air.

"Bantuan ini tidak hanya menjawab kebutuhan dasar warga akan air minum dan sanitasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pertanian," kata Oktovianus.

Adapun program yang direalisasikan mencakup rehabilitasi berat sumur, pemasangan pompa submersible berdaya 2.200 watt, serta pembangunan jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang 3.000 meter.

PLN dan JPM juga membangun reservoir atau bak penampung utama dengan kapasitas 8.300 liter. Infrastruktur tersebut kemudian disalurkan langsung melalui 34 Sambungan Rumah (SR).

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, fasilitas yang dibangun juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Sebanyak tiga unit penampungan air irigasi dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter disiapkan untuk mendukung kegiatan pertanian warga.

Air tersebut dimanfaatkan untuk mengairi dua lahan kebun melon dengan kapasitas sekitar 700 hingga 5.000 tanaman, serta tiga lahan kebun sayur komunal.



JPM Dukung Keberlanjutan Program

Direktur Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM), Jhon Pakereng, mengatakan JPM berperan sebagai mitra pelaksana program PLN Peduli di Kelurahan Naioni, khususnya di RT 19.

Pelaksanaan program dilakukan bersama masyarakat setempat dengan dukungan PLN Unit Induk Wilayah NTT.

"Kami sebagai mitra pelaksanaan kegiatan ini sehingga kami bersama-sama dengan masyarakat bekerja sama untuk meneruskan program ini karena kami sudah bekerja sama dengan PLN untuk kegiatan PLN Peduli sejak 2020," ujar Jhon.

Menurut Jhon, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan akses air bersih, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui pengembangan pertanian dan kebun komunal.

Setelah prosesi peresmian, rombongan kemudian meninjau langsung area kebun komunal sebelum mengikuti ramah tamah bersama warga. (Ferdi Tanesib)

Sebelumnya