Pemkab Alor Salurkan Bantuan Rp260 Juta untuk Korban Bencana di Flores

Wabup Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., Bawa Bantuan Rp260 Juta ke Flores, Minggu (30/8). [Foto : Dok. Redaksi]

LIPUTAN TIMOR, ENDE Pemerintah Kabupaten Alor menyalurkan bantuan senilai Rp260 juta untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut dibawa langsung oleh Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, S.H., M.H., bersama rombongan yang bertolak dari Kabupaten Alor pada Minggu, (30/08/2026).

Rombongan tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende, sekitar pukul 14.30 WITA. Dari bandara, Wakil Bupati Alor bersama rombongan langsung menuju posko penanganan bencana di Kabupaten Ende.

Kedatangan mereka disambut Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere di posko tersebut.

Rocky mengatakan, kedatangan pemerintah dan masyarakat Alor ke Flores bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan. Menurut dia, kunjungan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

“Kami hadir di sini untuk memikul duka bersama-sama. Kami dari Alor juga merupakan bagian dari duka Flores,” ujar Rocky.

Ia mengatakan perjalanan dari Alor dilakukan sejak pagi hingga rombongan akhirnya tiba di Pulau Flores. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

Rocky menegaskan, bantuan senilai Rp260 juta tersebut tidak semata-mata harus dilihat dari besarnya nominal. Menurutnya, nilai utama bantuan itu adalah ketulusan dan kepedulian masyarakat Alor terhadap warga Flores.

“Jangan lihat nilai dan nominal dari sumbangan kami. Ini adalah persembahan kami untuk mendukung saudara-saudara kita di Flores,” katanya.

BPBD Alor Terpukul

Plt. Ketua BPBD Kabupaten Alor Obet Bolang, S.Sos., M.AP., yang turut mendampingi rombongan, mengatakan dirinya merasa terpukul setelah mendengar kabar mengenai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Flores.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, Obet mengaku langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Alor untuk menentukan bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat terdampak.

“Kami merasa terpukul ketika mendengar berita tentang bencana ini. Dari situ saya berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Alor agar kami bisa turun langsung ke Pulau Flores,” ungkap Obet.

Menurut Obet, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan menyerahkan bantuan. Rombongan juga ingin melihat dan merasakan secara langsung kondisi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Lanjut ke Sejumlah Wilayah

Usai berada di Kabupaten Ende, rombongan Pemkab Alor dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke sejumlah wilayah lain yang terdampak bencana.

Beberapa daerah yang menjadi tujuan berikutnya adalah Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Manggarai.

Di wilayah-wilayah tersebut, rombongan akan melihat kondisi masyarakat sekaligus menyalurkan dukungan kemanusiaan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan Pemkab Alor dijadwalkan kembali ke Kabupaten Alor.

Kunjungan dan penyaluran bantuan ini menjadi bentuk solidaritas antardaerah di NTT. Di tengah situasi bencana, dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk membantu masyarakat terdampak memenuhi kebutuhan dan memulihkan kondisi mereka. (Ferdi Tanesib)

Sebelumnya