Hadiri HUT Ke-27 PP Polri, Wagub NTT Johni Asadoma: Purnawirawan Harus Jadi Teladan dan Perekat Persatuan

LIPUTAN TIMOR, KOTA KUPANG Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menegaskan bahwa pengabdian seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia tidak berhenti ketika memasuki masa purnatugas. 

Menurutnya, para purnawirawan tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Johni Asadoma saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah NTT yang berlangsung di Aula Satya Habrabu Brimob Polda NTT, Kota Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur NTT sekaligus Penasihat PP Polri Daerah NTT, Johni mengatakan profesi kepolisian merupakan panggilan pengabdian yang nilai-nilainya melekat sepanjang hayat.

"Seragam boleh dilepas, tetapi semangat menjaga keamanan, menjunjung nilai-nilai kebangsaan, dan memberikan keteladanan kepada masyarakat harus tetap hidup," ujarnya.

Menurut Johni, pengalaman panjang, integritas, serta kebijaksanaan yang dimiliki para purnawirawan merupakan aset penting bagi daerah. 

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, keberadaan mereka dinilai mampu menjadi penyejuk sekaligus perekat persatuan di tengah masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, termasuk para purnawirawan, atas kontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan di NTT. 

Kondisi keamanan yang kondusif, kata dia, menjadi prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan di berbagai sektor.

Pada kesempatan itu, Johni mengajak keluarga besar PP Polri terus memperkuat solidaritas internal dan menjaga semangat kebersamaan. 

Organisasi purnawirawan diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi.

Selain itu, ia mendorong para purnawirawan untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dengan mengedukasi masyarakat agar taat hukum, menjaga keamanan lingkungan, serta mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.

"Purnawirawan Polri memiliki pengaruh yang besar di tengah masyarakat. Jadilah teladan dan terus mengampanyekan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan bangsa," katanya.

Johni menambahkan, percepatan pembangunan di NTT hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, para purnawirawan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga masyarakat.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus memperkuat sinergi dengan Polda NTT guna menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan menuju NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sementara itu, sambutan Kapolda NTT yang dibacakan Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari menyebut PP Polri sebagai mitra strategis institusi kepolisian. Menurutnya, fondasi yang dibangun para senior menjadi bekal penting bagi anggota Polri yang masih aktif dalam menjalankan tugas.

Ia berharap para purnawirawan terus menjadi guru, mentor, sekaligus sumber inspirasi di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Rangkaian peringatan HUT ke-27 PP Polri Daerah NTT sebelumnya juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, anjangsana kepada para purnawirawan, serta ziarah ke taman makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam organisasi.

(Red)

Berikut Sebelumnya