Pitterzius I. Kefi Gotong Royong Perbaiki Jalan Putus di Desa Nekmese TTS
![]() |
| Anggota DPRD TTS Bersama Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Kecamatan Ki’e, Sabtu (23/05). Foto : Ferdi Tanesib |
LIPUTAN TIMOR, SOE, TTS - Salah satu anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pitterzius I. Kefi bersama sejumlah warga melakukan gotong royong memperbaiki jalan putus di Desa Nekmese, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Perbaikan dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui masyarakat.
Jalan tersebut diketahui merupakan akses penghubung antara Kecamatan Ki’e dan Kecamatan Kot’olin.
Pitterzius yang merupakan anggota Komisi III DPRD TTS dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, inisiatif perbaikan jalan dilakukan tanpa menunggu bantuan anggaran pemerintah karena kondisi jalan dinilai sudah sangat mendesak.
“Jalan ini menghubungkan Kecamatan Ki’e dan Kecamatan Kot’olin. Sebagai perwakilan masyarakat dan juga anak asli daerah, jika melihat kondisi jalan yang rusak dan masih bisa diperbaiki, maka kita harus membantu tanpa harus menunggu anggaran pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara dirinya bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.
Material timbunan berupa batu yang digunakan dalam perbaikan juga merupakan bantuan swadaya pribadi dan dukungan masyarakat.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi jalan yang rusak parah karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Sebagai perwakilan masyarakat dan anak asli daerah, saya merasa perlu membantu kegiatan ini. Material batu yang digunakan saat ini merupakan swadaya pribadi dan masyarakat membantu dalam proses pengerjaan,” tambahnya.
Warga setempat menyambut baik kegiatan gotong royong tersebut karena akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai dapat digunakan kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dengan adanya perbaikan sementara ini, masyarakat berharap akses transportasi antara Kecamatan Ki’e dan Kecamatan Kot’olin dapat kembali lancar sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak lagi terganggu.
“Semoga jalan ini tidak cepat rusak lagi sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik,” tutup Pitterzius. (Ferdi)


