Ketua BPD Oesusu Soroti Kades Jarang Ngantor, Pelayanan Desa Dikeluhkan Warga
LIPUTAN TIMOR, KUPANG - Polemik dugaan Kepala Desa (Kades) Oesusu yang jarang masuk kantor akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Ketua BPD Oesusu, Imanuel Nitbani, menyampaikan keprihatinannya atas menurunnya kualitas pelayanan publik di desa tersebut. Hal itu disampaikan saat ditemui media pada Jumat, (13/02/2026).
Menurutnya, pihak BPD bersama perangkat desa tengah menyiapkan surat resmi untuk mengundang kepala desa dalam pertemuan klarifikasi terkait kehadirannya di kantor desa.
"Saya bersama perangkat desa yang lain sementara buat surat untuk pertemuan bersama Pak Kades untuk mempertanyakan mengapa akhir-akhir ini Pak Kades jarang masuk kantor," ujar Imanuel.
Imanuel, yang akrab disapa Nuel, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima berbagai keluhan dari masyarakat. Warga mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan administrasi karena harus mencari kepala desa ke rumah pribadinya hanya untuk mendapatkan tanda tangan dokumen.
"Banyak masyarakat mengeluh bahwa kadang mau tanda tangan surat saja harus cari Bapak Desa di rumah. Jadi yang betul Pak Kades kantor di rumah atau di kantor desa," katanya.
Ia menegaskan, kantor desa seharusnya menjadi pusat pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat, bukan bergantung pada keberadaan kepala desa di luar kantor.
Sementara itu, Kepala Desa Oesusu saat dikonfirmasi membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan selalu hadir di kantor.
"Kalau soal jarang masuk kantor itu tidak benar, karena saya selalu masuk kantor," ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal pasti pertemuan antara BPD dan Kepala Desa. Namun BPD memastikan akan segera melakukan klarifikasi guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Ferdi)

